Jakarta (pdpab.mui.or.id) — Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa (PDPAB) MUI kembali menggelar Training Penguatan Akhlak Bangsa bagi Milenial Angkatan ke-5 pada Sabtu (10/02/2024) bertempat di Aula Buya Hamka, Kantor MUI Pusat Jakarta. Kegiatan ini melanjutkan komitmen PDPAB dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepribadian kokoh, etika sosial tinggi, serta kesadaran moral yang kuat.
Acara diawali dengan registrasi peserta, shalat berjamaah, serta santap siang bersama yang berlangsung hangat. Momen tersebut menjadi ruang temu silaturahmi antara para peserta, panitia, dan jajaran pengurus, sehingga suasana kebersamaan terasa sejak awal.
Kegiatan resmi dibuka pukul 12.00 WIB dan dipandu oleh MC Vidiana Tasya Sabilla, SE., yang memimpin rangkaian acara secara tertib, mengalir, dan berwibawa. Suasana khidmat mengiringi pembukaan saat Lagu Indonesia Raya dikumandangkan secara bersama-sama, sebelum dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan panitia.
Ketua PDPAB MUI, Dr. KH. Masyhuril Khamis, SH., MM., dalam sambutannya kembali mengingatkan peserta akan urgensi akhlak sebagai modal dasar kehidupan. Ia menegaskan bahwa akhlak bukan sekadar atribut personal, tetapi fondasi yang menentukan kualitas interaksi sosial dan arah pembangunan bangsa. Menurutnya, generasi milenial harus menjadi penggerak nilai moral di tengah arus budaya instan dan fragmentasi karakter di ruang digital.
Selanjutnya, Dewan Pimpinan MUI melalui Sekretaris Jenderal, Dr. H. Amirsyah Tambunan, memberikan arahan sekaligus meresmikan pembukaan kegiatan. Ia menyampaikan bahwa akhlak bangsa merupakan persoalan fundamental yang berkaitan langsung dengan kualitas peradaban. Ia menekankan bahwa pembinaan akhlak perlu dilakukan secara sistematis, berkelanjutan, dan berbasis keteladanan, bukan sekadar retorika atau imbauan parsial.
Training ini dihadiri oleh peserta lintas latar belakang mahasiswa, pelajar, pegiat komunitas, aktivis masjid, dan generasi profesional muda yang datang dengan semangat untuk belajar dan memperkuat pondasi karakter dalam kehidupan pribadi maupun sosial. Para peserta diajak untuk merefleksikan peran masing-masing dalam menjaga marwah moral bangsa dan mempraktikkan nilai akhlak dalam tindakan nyata.
Pelaksanaan angkatan ke-5 ini menunjukkan konsistensi PDPAB MUI dalam merawat misi perbaikan akhlak bangsa. Melalui program ini, PDPAB terus berupaya agar generasi muda Indonesia tumbuh sebagai pribadi yang berwawasan luas, berakhlak kuat, serta berdaya guna bagi masyarakat.
Oleh: Slamet Miftahul Abror

